OPTIMALISASI KINERJA KELOMPOK TANI HUTAN (KTH) LEMBAGA MASYARAKAT DESA HUTAN (LMDH) ARGO MULYO KABUPATEN WONOSOBO JAWA TENGAH MELALUI PELATIHAN KETERAMPILAN PRODUKSI DAN PEMASARAN BAMBU CENDANI

Penulis

  • Sri Weningsih Universitas Terbuka Tangerang Selatan
  • Darmanto Universitas Terbuka Tangerang Selatan
  • Siti Aisyah Universitas Terbuka Tangerang Selatan
  • Heri Wahyudi Universitas Terbuka Tangerang Selatan
  • Rani Darojah Universitas Terbuka Tangerang Selatan
  • Ridho Harta Universitas Terbuka Tangerang Selatan

DOI:

https://doi.org/10.69745/hawajppm.v2i1.56

Abstrak

Salah satu masalah yang dihadapi Kelompok Tani Hutan (KTH) Lembaga Masyarakat Desa Hutan (LMDH) Argo Mulyo Desa Tambi, Kecamatan Kejajar, Kabupaten Wonosobo adalah belum memadainya alat bantu pengolah bambu cendani sehingga berakibat pada kurang maksimalnya anggota KTH dalam memproduksi bambu cendani dan pada gilirannya berdampak kurang optimalnya   produksi dan pemasaran bambu cendani. Tujuan diselenggarakannya pengabdian kepada masyarakat pada tahun kedua ini  adalah menyediakan mesin pengolah bambu cendani sekaligus memberikan ketrampilan bagi anggota KTH baik pria maupun wanita pada LMDH Argo Mulyo  dalam  menggunakan mesin pengolah bambu cendani  dengan tujuan mengoptimalkan produksi dan pemasaran bambu cendani. Kegiatan pelatihan ketrampilan diselenggarakan pada tanggal 19 September 2023     bagi para anggota KTH pada LMDH Argo Mulyo Argo Mulyo, Desa Tambi, Kecamatan Kejajar, Kabupaten Wonosobo dengan mengundang praktisi pengolah bambu cendani. Hasil pelatihan menunjukkan adanya ketrampilan dasar bagi para anggota KTH dalam menggunakan mesin pengolah bambu dan membuat produk hasil olahan bambu. Ketrampilan tersebut perlu diasah terus menerus sehingga para anggota KTH mampu menguasai penggunaan mesin pengolah bambu sekaligus trampil dalam membuat produk hasil olahan bambu yang berkualitas.

Referensi

Denhardt, J.V. & Denhardt. R.B. (2007). The new public service: serving, not steering . New York:M.E. Sharpe

Kusmana, C., & Melyanti, A. R. (2017). KERAGAMAN KOMPOSISI JENIS DAN STRUKTUR VEGETASI PADA KAWASAN HUTAN LINDUNG DENGAN POLA PHBM DI BKPH TAMPOMAS, KPH SUMEDANG, PERUM PERHUTANI DIVISI REGIONAL JAWA BARAT DAN BANTEN Species Composition and Vegetation Structure of Protected Forest Area using . Journal of Tropical Silviculture, 8(2), 123–129. https://doi.org/10.29244/j-siltrop.8.2.123-129

Prastyo, E., & Hidayat, K. (2016). Pola Kemitraan Antara Perum Perhutani Dengan Masyarakat Desa Hutan (Studi Kasus Program PKPH di Desa Kucur Dau, Kabupaten Malang). Habitat, 27(3), 139–149. https://doi.org/10.21776/ub.habitat.2016.027.3.16

Rosalia, F., & Ratnasari, Y. (2016). Analisis Pengelolaan Hutan Kemasyarakatan Di Sekitar Kawasan Hutan Lindung Register 30 Kabupaten Tanggamus Provinsi Lampung Tahun 2010. Sosiohumaniora, 18(1), 34–38. https://doi.org/10.24198/sosiohumaniora.v18i1.9354

Saputra, M. R. E. (2024). Perizinan dalam Kebijakan Tata Ruang: Upaya Mengakomodasi Ekonomi Masyarakat dan Pelindungan Lingkungan pada Perkebunan Kentang di Kabupaten Wonosobo. Jurnal Ilmu Hukum, 1(2), 109–118. https://doi.org/XX..XXXXX/syariah

Sihaloho, M. (2007). EFEKTIVITAS PENGELOLAAN HUTAN BERSAMA Effectiveness of Community Based Forest Managementas Forest Resources Conflict Resolution. 3.

Wahanisa, R. (2015). MODEL PENGELOLAAN HUTAN BERSAMA MASYARAKAT (PHBM) Rofi Wahanisa Fakultas Hukum Universitas Negeri Semarang E-mail : Model Pengengelolaan Hutan Bersama Masyarakat ..., 4(2), 416–438.

Yuliani, S., & Herminasari, N. S. (2017). Partisipasi Masyarakat Dalam Pengelolaan Hutan Mangrove Di Desa Segarajaya, Kecamatan Tarumajaya Kabupaten Bekasi. Jurnal Green Growth Dan Manajemen Lingkungan, 6(2), 42–53. https://doi.org/10.21009/jgg.062.04

Diterbitkan

2024-04-30

Cara Mengutip

Weningsih, S., Darmanto, Aisyah, S., Wahyudi, H., Darojah, R., & Harta, R. (2024). OPTIMALISASI KINERJA KELOMPOK TANI HUTAN (KTH) LEMBAGA MASYARAKAT DESA HUTAN (LMDH) ARGO MULYO KABUPATEN WONOSOBO JAWA TENGAH MELALUI PELATIHAN KETERAMPILAN PRODUKSI DAN PEMASARAN BAMBU CENDANI. Hawa : Jurnal Pemberdayaan Dan Pengabdian Masyarakat, 2(1), 34–41. https://doi.org/10.69745/hawajppm.v2i1.56