Hawa : Jurnal Pemberdayaan Dan Pengabdian Masyarakat
https://hawajppm.yayasanwayanmarwanpulungan.com/index.php/HAWAJPPM
<p><strong>Hawa : Jurnal Pemberdayaan Dan Pengabdian Masyarakat</strong> <strong>(HAWAJPPM)</strong> <strong>ISSN 2986-8602</strong> yang diterbitkan oleh Yayasan Wayan Marwan Pulungan (Yayasan yang bergerak dibidang pendidikan dengan No SK : AHU-0025936.AH.01.04.Tahun 2022) sebagai wadah bagi kalangan akademisi, pemerintah, perusahaan swasta, dan lembaga sosial untuk mengkomunikasikan kegiatan pemberdayaan dan pengabdian masyarakat. Setiap artikel yang diterbitkan diharapkan dapat memberikan wawasan baru dan menginspirasi kegiatan di tempat lain tentang isu-isu terkait.</p> <p>Publikasi ilmiah yang dimuat dalam HAWAJPPM terkait hasil <strong>implementasi ilmu pengetahuan dan teknologi untuk pemberdayaan dan pengabdian masyarakat</strong> dengan cakupan kelimuan sebagai berikut: <strong>sosial, politik, ekonomi, hukum, pembangunan, komunikasi, psikologi, kesehatan dan pendidikan</strong>.</p> <p><strong>Hawa : Jurnal Pemberdayaan Dan Pengabdian Masyarakat</strong> <strong>(HAWAJPPM)</strong> sebagai bagian dari semangat menyebarluaskan hasil pemberdayaan dan pengabdian kepada masyarakat. Hawa : Jurnal Pemberdayaan Dan Pengabdian Masyarakat (HAWAJPPM) menyediakan artikel jurnal yang dapat diunduh gratis.</p> <p><strong>Hawa : Jurnal Pemberdayaan Dan Pengabdian Masyarakat (HAWAJPPM)</strong> merupakan jurnal ilmiah nasional yang menjadi sumber referensi para akademisi di bidang pemberdayaan dan pengabdian masyarakat.</p>Yayasan Wayan Marwan Pulungan en-USHawa : Jurnal Pemberdayaan Dan Pengabdian Masyarakat 2986-8602PENINGKATAN PEMAHAMAN MASYARAKAT TENTANG KESELAMATAN RADIASI MELALUI EDUKASI DAN SOSIALISASI DI RSUD. MUHAMMAD SANI KARIMUN
https://hawajppm.yayasanwayanmarwanpulungan.com/index.php/HAWAJPPM/article/view/126
<p>Keselamatan radiasi merupakan aspek penting dalam pelayanan radiologi untuk melindungi pasien, tenaga kesehatan, dan masyarakat dari paparan berlebih. Kegiatan pengabdian masyarakat ini dilaksanakan di RSUD Muhammad Sani dengan tujuan meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai dasar radiasi, manfaat diagnostik dan terapetik, risiko paparan, serta prinsip keselamatan radiasi termasuk ALARA. Metode kegiatan meliputi ceramah, diskusi interaktif, pembagian leaflet edukasi, serta evaluasi melalui pre-test dan post-test. Hasil menunjukkan adanya peningkatan signifikan pada pengetahuan peserta setelah edukasi, terutama terkait prinsip proteksi radiasi dan prosedur keselamatan. Kegiatan ini juga menurunkan kecemasan masyarakat terhadap radiasi dan meningkatkan sikap proaktif dalam memperoleh informasi sebelum pemeriksaan. Secara keseluruhan, program ini efektif dalam meningkatkan literasi keselamatan radiasi dan mendukung budaya keselamatan di lingkungan pelayanan radiologi.</p>Luh Deva WedayantiI Wayan Juliasa
Copyright (c) 2025 Hawa : Jurnal Pemberdayaan Dan Pengabdian Masyarakat
2025-12-282025-12-2833909210.69745/hawajppm.v3i3.126EDUKASI NEURO-LOGIC JUNIOR: PANCAINDRA & SISTEM SARAF SEBAGAI WAHANA CRITICAL THINKING
https://hawajppm.yayasanwayanmarwanpulungan.com/index.php/HAWAJPPM/article/view/124
<p>Penulisan ini bertujuan untuk mengembangkan pemahaman komprehensif mengenai pancaindra dan sistem saraf sebagai wahana penguatan kemampuan berpikir kritis peserta didik. Artikel ini membahas hasil pengabdian kepada masyarakat berupa Edukasi bertema Edukasi Neuro-Logic Junior: Pancaindra & Sistem Saraf sebagai Wahana <em>Critical Thinking</em>, pada 14 November 2025. Metode kegiatan meliputi penjelasan materi, diskusi, dan partisipasi aktif dari siswa. Hasil kegiatan menunjukkan antusiasme peserta yang tinggi, dengan peningkatan pemahaman tentang Edukasi Neuro-Logic Junior: Pancaindra & Sistem Saraf sebagai Wahana <em>Critical Thinking</em>. Dampak positif dari kegiatan ini terlihat pada kesadaran siswa terhadap pancaindra dan sistem saraf sebagai wahana penguatan kemampuan berpikir kritis. Kegiatan ini diharapkan berkelanjutan dengan partisipasi aktif dari sekolah dan orang tua untuk menciptakan lingkungan belajar yang sehat dan mendukung. Selain itu, hasil kegiatan dipublikasikan sebagai referensi akademik untuk program serupa di masa mendatang.</p>Sepita FerazonaSuryantiCindy AmeliaSiti RobiahIbnu HajarTengku RitawatiLaila WitraDesti
Copyright (c) 2025 Hawa : Jurnal Pemberdayaan Dan Pengabdian Masyarakat
2025-12-282025-12-2833738110.69745/hawajppm.v3i3.124IMPLEMENTASI STRATEGI MANAJEMEN SUMBER DAYA MANUSIA DALAM PEMBERDAYAAN PENGURUS MAJELIS TAKLIM SEBAGAI AGEN PERUBAHAN SANITASI DI LINGKUNGAN MASJID AR - RAUDAH KOTA PEKANBARU PROVINSI RIAU
https://hawajppm.yayasanwayanmarwanpulungan.com/index.php/HAWAJPPM/article/view/121
<p>Permasalahan Pertama adalah Lemahnya Manajemen Sumber Daya Manusia (SDM) pengurus majelis taklim, solusi yang dapat diberikan oleh Tim Pengabdian Kepada Masyarakat dari Uir adalah dengan (1).Menyusun strategi manajemen sdm yang terstruktur.Masalah ke Dua adalah Rendahnya kesadaran dan partisipasi jamaah dalam sanitasi masjid. Solusi yang ditawarkan yang dapat diberikan oleh Tim Pengabdian Kepada Masyarakat dari Uir adalah dengan (a) melakukan penguatan edukasi sanitasi berbasis nilai – nilai keislaman. Masalah ke Tiga adalah Minimnya Infrastruktur dan system yang memadai. Solusi yang ditawarkan yang dapat diberikan oleh Tim Pengabdian Kepada Masyarakat dari Uir adalah melakukan audit dan perencanaan infrasturktur sanitasi dengan tahapan implementasi. Masalah ke Empat adalah Belum optimalnya peran majelis taklim sebagai agen perubahan. Solusi yang ditawarkan yang dapat diberikan oleh Tim Pengabdian Kepada Masyarakat dari Uir adalah dengan melakukan penguatan kapasitas pengurus majelis taklim melalui pelatihan. Target luaran wajib adalah Publikasi Jurnal Ilmiah yaitu pada Jurnal Pengabdian Masyarakat.Rencana kegiatan PKM yang akan dilakukan adalah di Masjid Ar-Raudah jalan Air Dingin V Kelurahan Air Dingin Kecamatan Bukit Raya kota Pekanbaru, pertama dengan melakukan observasi lapangan untuk mengidentifikasi masalah yang dihadapi oleh Majelis Taklim Ar - Raudah, ke dua memberikan solusi atas permasalahan yang sudah di identifikasi serta memberikan pendampingan kegiatan oleh tim PKM Uir, ke tiga membuat laporan hasil kegiatan PKM dan membuat hasil luaran dari kegiatan PKM tersebut.</p>La Ode SyarfanIndra SafriRiky Novarizal Novarizal
Copyright (c) 2025 Hawa : Jurnal Pemberdayaan Dan Pengabdian Masyarakat
2025-12-282025-12-2833616810.69745/hawajppm.v3i3.121GAMIFIKASI DAN AUGMENTED REALITY DALAM KELAS: PELATIHAN PEMANFAATAN SKETCHFAB DAN KAHOOT UNTUK GURU ABAD 21 DI UPT SD NEGERI 019 PANDAU JAYA
https://hawajppm.yayasanwayanmarwanpulungan.com/index.php/HAWAJPPM/article/view/125
<p>Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi guru sekolah dasar dalam memanfaatkan teknologi pembelajaran abad ke-21 melalui gamifikasi dan augmented reality. Pelatihan dilaksanakan di UPT SD Negeri 019 Pandau Jaya dengan fokus pada penggunaan Sketchfab sebagai media eksplorasi objek tiga dimensi berbasis augmented reality dan Kahoot sebagai sarana pembelajaran berbasis permainan. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan observasi partisipatif dan wawancara. Setiap guru berpartisipasi aktif dalam sesi demonstrasi dan praktik langsung, termasuk pembuatan konten interaktif serta permainan edukatif di kelas. Hasil pengabdian menunjukkan adanya peningkatan keterlibatan dan antusiasme guru dalam mengintegrasikan teknologi ke dalam pembelajaran. Guru mampu menerapkan Sketchfab dan Kahoot secara mandiri serta memahami relevansinya terhadap pembelajaran yang menyenangkan dan kontekstual bagi siswa. Kegiatan ini juga menumbuhkan kesadaran pentingnya inovasi pedagogis berbasis digital sebagai bagian dari profesionalisme guru abad ke-21. Pelatihan ini direkomendasikan untuk dikembangkan secara berkelanjutan melalui pendampingan lanjutan dan pembentukan komunitas guru inovatif.</p>Putri Octa HadiyantiSepta JulianaResy OktadelaMuhamad Nukman
Copyright (c) 2025 Hawa : Jurnal Pemberdayaan Dan Pengabdian Masyarakat
2025-12-282025-12-2833828910.69745/hawajppm.v3i3.125PENYULUHAN HUKUM TENTANG PENANAMAN NILAI KESADARAN HUKUM SEJAK DINI PADA ANAK ANAK
https://hawajppm.yayasanwayanmarwanpulungan.com/index.php/HAWAJPPM/article/view/123
<p class="TableParagraph">Negara Republik Indonesia menjamin kemerdekaan setiap warga negaranya, menjamin kesamaan kedudukan didalam hukum dan menjamin hak azazi manusia Indonesia sebagai mana tercantum dalam pembukaan Pasal 27 dan Pasal 28 UUD 1945 termasuk dalam kehidupan pendidikan dan perlindungan terhadap hak hak anak. Anak sebagai generasi penerus perjuangan bangsa memiliki peran yang strategis dan penting sehingga wajib diberikan penanaman nilai kesadaran hukum. Menanamkan kesadaran hukum sejak dini bagi ank anak melalui pendidikan hukum menjadi kunci dalam membangun bangsa yang taat hukum. Pendidikan hukum berperan krusial dalam membekali masyarakat dengan pengetahuan tentang hukum dan mendorong kepatuhan terhadap aturan. Dengan menerapkan pendekatan pendidikan kesadaran hukum yang tepat bagi anak anak, diharapkan dapat membentuk generasi yang sadar hukum dan menjadi pilar penting dalam mewujudkan supremasi hukum di Indonesia.</p>Selvi Harvia SantriMade Devi WedayantiAnnisa Dwi MalikSilvina
Copyright (c) 2025 Hawa : Jurnal Pemberdayaan Dan Pengabdian Masyarakat
2025-12-282025-12-2833697210.69745/hawajppm.v3i3.123