Sosialisasi Pemanfaatan Limbah Kulit Singkong (Manihot Utilissima) Sebagai Bioetanol Untuk Pencegahan Paraffin Wax Pada Sumur Produksi Minyak Bumi

Authors

  • Novia Rita Universitas Islam Riau
  • Musrsyidah Universitas Islam Riau
  • Fitri Mairizki Universitas Islam Riau
  • Rafid Farda Universitas Islam Riau

DOI:

https://doi.org/10.69745/hawajppm.v1i3.40

Keywords:

Solvent, Bioethanol, Cassava Peel, Paraffin

Abstract

Salah satu permasalahan produksi yang sering terjadi pada lapangan minyak bumi, yaitu adanya gangguan paraffin wax. Wax sendiri merupakan senyawa hidrokarbon dengan berat molekul yang besar dan mudah terendapkan mulai dari sekitar dasar sumur hingga ke permukaan. Pengendapan wax itu sendiri terjadi ketika sebagian besar komponen hidrokarbon ringan terpisahkan dari minyak bumi dan juga disebabkan akibat terjadinya penurunan temperature. Wax yang terendapkan dan membentuk sumbatan terhadap aliran minyak menjadi salah satu faktor yang mempercepat penurunan produktivitas sumur minyak bumi. Dalam mengatasi permasalahan wax pada sumur minyak bumi, dapat dilakukan dengan metode thermal, mekanis, dan chemical. Namun pada penelitian ini, peneliti menggunakan metode chemical, yaitu dengan penginjeksian bioethanol sebagai solvent, yang mana solvent pada umumnya dapat digunakan untuk melarutkan endapan paraffin wax.

Pemilihan kulit singkong pada pembuatan bioethanol dalam penelitian ini karena kandungan selulosa yang tinggi.

Author Biography

Musrsyidah, Universitas Islam Riau

Second Autor

References

M. Abdurrahman, F. Ferizal, U. Husna e L. Pangaribuan, «Possibility of Wax Control Technique in Indonesia Oil Fields,» AIP Conferences Proceedings, n. 1941, pp. 1-6, 2017.

E. O. Eyankware, W. C. Ulakpa e M. O. Eyankware, «Determination of Cloud and Point of Crude Oil concerning Crude Transportation,» International Journal of Sciences and Healthcare Research, vol. 1, n. 3, pp. 20-28, 2016.

A. Joseph, J. A. Ajienka e E. E.E, «Waxy Crude Oil Well Surveillance,» European Journal of Engineering and Technology, vol. 6, n. 2, pp. 10-23, 2018.

E. F. Rif'Ati, «Parafin Pada Tubing Sumur Yang Memproduksikan Minyak Parafinik,» Forum Teknologi, vol. 06, n. 1, pp. 80-92, 2016.

S. Bahri, A. Aji e F. Yani, «Pembuatan Bioetanol Dari Kulit Pisang Kepok Dengan Cara Fermentasi Menggunakan Ragi Roti,» Jurnal Teknologi Kimia, vol. 7, n. 2, pp. 85- 100, 2019.

P. Widyastuti, «Pengolahan Limbah Kulit Singkong Sebagai Bahan Bakar Bioetanol Melalui Proses Fermentasi,» Jurnal Kompetensi Teknik, vol. 11, n. 1, pp. 41-46, 2019.

K. S. Pedersen, «Influence of Wax Inhibitors on Wax Appearance Temperature, Pour Point, and Viscosity of Waxy Crude Oils,» Energy and Fuels, vol. 17, n. 2, pp. 321-328, 2003.

M. Afdhol, F. Hidayat, M. Abdurrahman, U. Husna, N. Sari e R. Wijaya, «A Laboratory Scale Synthesis of Ethanol from Agricultural Waste as Bio-based Solvent for Waxy- Paraffinic Crude Oil Mitigation,» IOP Conf. Series: Materials Science and Engineering,

vol. 854, n. 1, pp. 1-12, 2017.

Downloads

Published

2023-12-31

How to Cite

Rita, N., Musrsyidah, Mairizki, F., & Farda, R. (2023). Sosialisasi Pemanfaatan Limbah Kulit Singkong (Manihot Utilissima) Sebagai Bioetanol Untuk Pencegahan Paraffin Wax Pada Sumur Produksi Minyak Bumi. Hawa : Jurnal Pemberdayaan Dan Pengabdian Masyarakat, 1(3), 21–24. https://doi.org/10.69745/hawajppm.v1i3.40